kapan bayar!

kapan bayar!

woy, kapan bayar!
woy, cepet bayar!

kata itu seakan awan hitam
berkumpul selubungi kepala
kapan saja kan selalu siap
lontarkan petir ‘kapan bayar!’

tak terasa terpanggang memang
namun cukuplan guncangkan sel otak
gelapkan pandang, mengkerut dahi
gusarkan semangat, menciut hati

woy, kapan bayar!
woy, cepet bayar!!
bentar, wey!

woy, kapan bayar!!
woy, cepet bayar!!!
ini gue bayar, wey!!

[dzyemtri]

Iklan

Ya Allah, kumemohon padaMu

Ya Allah, kumemohon padaMu

pagi yang baru di depan mata
kala langit masih berwarna jingga
kerena matahari hampir saja tiba
di sebelah timur sana

Ya Allah..
aku hanya insan tak berdaya
yang senantiasa terus berdo’a
meminta petunjukMu di pagi, senja
memohon pertolonganMu di malam, siang juga

jauhkanlah aku dari nafsu yang mencambukku
dekatkanlah aku pada mata hati yang terus temani
teguhkanlah imanku,
lembutkanlah hatiku,
kuatkanlah ragaku,
tetapkanlah langkahku selalu dalam ridhoMu

[dzyemtri]

rinduku untukmu

rinduku untukmu

rinduku di siang malam
kuhanyut di kesunyian
tanpa hadirnya dirimu
di sisi hatiku

kuukir wajahmu dalam mimpiku
kubayang wajahmu dalam khayalku
kulukis wajahmu dalam seniku
kucari wajahmu dalam suratku

walau lautan jadi rinduku
rinduku padamu takkan terbayang
akankah hatiku bisu
tak tatap wajahmu walau sedetik dalam waktuku

rinduku tak semua tersurat dalam suratku
rinduku untukmu berjuta tersirat dalam hatiku

[dzyemtri]

tak malihat itu..

tak malihat itu..

tak malihat itu menyakitkan..
tak melihat itu menyedihkan..
tak melihat itu serasa tiap hari malam..
tak melihat itu gelap buatku geram..

semua itu benar..
benarkah??..
kata siapa??!..
tentu tidak kataku..

tak malihat itu anugrah..
tak melihat itu indah..
tak melihat itu masih bisa rasakan siang..
tak melihat itu tak begitu gelap cukup terang..

bersyukur.. itu hanya gelap mata..
bagaimana kalau itu gelap hati??!..
mungkin semua kan binasa..
semua kan sia-sia saja…

[dzyemtri]